Dimas | 28 December 2025
Dalam dunia balap supermoto, keunggulan sering diperoleh bukan hanya dari kecepatan lo di lintasan, tetapi dari bagaimana motor mampu menyesuaikan diri dengan berbagai permukaan. Seperti lintasan aspal, tikungan tajam, transisi ke medan off-road. Untuk itu, evolusi teknologi pada motor supermoto telah menjadi kunci untuk menuntaskan performa maksimal dan adaptasi tinggi.
Perkembangan Teknologi Motor Supermoto
Dulu banyak motor supermoto yang berasal dari motor enduro/motocross yang dimodifikasi. Kini produsen motor mulai menghadirkan mesin dengan spesifikasi khusus supermoto dengan injeksi bahan bakar dan throttle-by-wire. Dilansir Roadracingworld, pada model KTM 450 SMR generasi 2025 dilengkapi engine map, quickshifter, serta rangka yang dimodifikasi untuk karakter supermoto. Elektronik seperti kontrol traksi dan launch control juga tersedia, hal ini memberikan kontrol tambahan bagi lo agar dapat mendorong performa tanpa kehilangan keamanan.
Teknologi rangka berkembang pesat. Mulai dari rangka laser-cut, robot-welded, aluminium canggih, sub-frame komposit, serta perubahan karakter torsi untuk optimasi handling. Pada motor KTM 450 SMR menggunakan rangka baru yang lebih ringan dan fleksibel untuk meningkatkan stabilitas di kecepatan tinggi dan tikungan agresif. Menurut Motorcyclesports, material seperti bi-composite plastics, chassis reinforcement, dan optimasi aliran udara (air flow) turut meningkatkan efisiensi.
Balap supermoto menggabungkan elemen aspal dan off-road, sehingga susĀpensi dan rem harus sangat responsif. Model KTM 450 SMR memakai fork dengan closed-cartridge, mono-shock yang diperbarui, sistem rem depan 4-piston dan rotor besar agar pengereman maksimal untuk slide ataupun tikungan.
Awalnya ban dan roda motor supermoto berasal dari motor motocross. Namun supermoto kini memakai roda 16,5/17 inci dengan ban bertapak lebar agar gesit menikung di aspal dan mampu menangani kombinasi lintasan. Menurut Ironhorseunion, hal ini memberi karakter unik berupa grip tinggi di aspal, tetapi rangka dan suspensi tetap memungkinkan lo melakukan lompatan atau transisi yang halus ke medan off-road.
Sistem elektronik bukan hanya terdapat di motor supersport, supermoto juga mulai menggunakan perangkat seperti mode berkendara, kontrol traksi, quickshifter, dan manajemen mesin yang halus untuk lintasan campuran. Contohnya KTM 450 SMR 2025 yang dilengkapi dengan traction control, engine maps dan quickshifter.
Mengapa Perkembangan ini Penting untuk Balap Supermoto
Dengan lintasan yang terdiri dari aspal, tanah, flat tracks dan manuver yang cepat, maka motor supermoto membutuhkan beban yang rendah, manuver cepat, grip maksimal, rem/handling tangguh, dan reaksi mesin yang tepat. Teknologi tersebut menjawab semua. Sebagai rider, sekarang lo bisa mendorong batas lebih agresif tanpa harus mengorbankan kontrol dan keselamatan.
Beberapa detail teknis seperti material rangka, elektronik engine mapping, ban/roda 17 inci memberi dampak besar pada performa dan hasil balap.
Evolusi teknologi pada motor supermoto telah mentransformasi cabang balap motor ini dari modifikasi enduro ke mesin balap spesifik dengan keunggulan tinggi. Dari engine elektronik, rangka ringan, suspensi dan rem high-end, hingga roda/ban yang disesuaikan. Semua berperan besar dalam bagaimana motor supermoto modern dikemudikan dan dikendalikan. Bagi lo yang mau jadi rider profesional, memahami teknologi ini bukan sekedar upgrade tetapi fondasi untuk performa dan kemenangan di lintasan.
Ketika lintasan berubah dari aspal mulus ke permukaan tanah yang bergerigi, lo harus memperhatikan... read more
#76Rider Supermoto Squad
Di dunia balap, detail kecil sering menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan. Salah satu... read more
#76Rider Supermoto Squad
Bagi para penggemar dan rider Supermoto, tentu sudah sangat akrab dengan St. Wendel. Terletak... read more
#76Rider Supermoto Squad